Monday, October 17, 2016

KOTA TUA YANG KIAN MENUA

Salah satu kasawan wisata sejarah di utara Jakarta ini kian semrawut. Kawasan yang memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai kota rintisan yang dibangun oleh Belanda sebagai pusat perdagangan Asia ini kian terlupakan nilai-nilai sejarahnya. Pemerintah Kota Jakarta yang terkesan setengah-setengah dalam upaya merawat dan melestarikannya.

Dimulai dari Kali Besar yang kotor dan berbau tak sedap, pedagang kaki lima (PKL) yang menjamur tak beraturan hingga kemacetan yang mereka timbulkan. Jumlah PKL yang terlalu banyak serta adanya pihak-pihak yang 'membekingi' PKL tersebut membuat upaya penertiban kian sulit.

Ke-semrawut-an yang terjadi bertambah parah saat akhir pekan tiba. Lalu lintas yang kacau dan jalan yang tak beraturan kerap melengkapi semrawutnya kawasan ini. PKL yang berjejer tanpa mengenal tempat, sampah yang terbuang sembarangan, serta banyaknya angkot yang 'ngetem' sembarangan membuat banyak calon pengunjung dan pengunjung merasa tidak nyaman.

Sebenarnya, pemerintah sudah berkali-kali melakukan upaya untuk membenahi masalah kesemrawutan ini, namun hingga saat ini, belum ada solusi pasti untuk menuntaskan masalah ini. Sebelumnya pemerintah sudah mencoba untuk merelokasi pedagang 'resmi' dan parkir liar yang sebelumnya juga menjamur di kawasan Kota Tua, namun para PKL masih tetap 'bandel' meski sudah berkali-kali ditertibkan petugas.

Kedepannya, pemerintah sudah merencanakan untuk menghidupkan kembali kawasan wisata sejarah Kota Tua dengan merenovasi Kali Besar secara besar-besaran, serta mengumpulkan ikon-ikon bersejarah di Jakarta yang telah dilupakan masyarakat. Semoga upaya pemerintah tersebut dapat berjalan lancar sehingga kawasan Kota Tua bisa menjadi seperti apa yang seharusnya, kawasan wisata sejarah dan ikon kebudayaan Jakarta yang menarik dan nyaman dikunjungi, terutama nyaman dari kemacetan di sekitar kawasan, PKL yang menjamur tak beraturan, kebersihan dari sampah-sampah yang berserakan, serta bau tak sedap dari Kali Besar.



Sumber:
http://travel.dream.co.id/destination/hidupkan-wisata-sejarah-kali-besar-siap-disulap-jadi-cantik-1610122.html
http://wartakota.tribunnews.com/2016/10/16/pkl-kembali-menjamur-di-kota-tua-kemacetan-tercipta-klakson-bersahutan
http://wartakota.tribunnews.com/2016/10/11/relokasi-di-kawasan-kota-tua-bikin-pedagang-kehilangan-pembeli